|
|
|||
|
Kepulauan Raja Ampat
Kepulauan Raja Ampat yang terletak di bagian barat-laut Propinsi Papua memiliki luas areal daratan dan laut sekitar 9,8 juta acre. Melihat posisinya di kawasan segitiga terumbu karang, yang tepat pada pusat keragaman terumbu karang dunia, maka laut di Kepulauan Raja Ampat diindikasikan sebagai kawasan yang paling kaya keragaman hayatinya di dunia.
Pada tahun 2002, The Nature Conservancy (TNC) dan para mitra lainnya mengadakan suatu penelitian ilmiah untuk memperoleh data dan informasi tentang ekosistem laut, daerah bakau dan hutan Kepulauan Raja Ampat. Survei ini menunjukkan bahwa terdapat sejumlah 537 jenis karang, yang sungguh menakjubkan karena mewakili sekitar 75% jenis karang yang ada di dunia. Ditemukan pula 828 jenis ikan dan diperkirakan jumlah keseluruhan jenis ikan di daerah ini 1.074. Di darat, penelitian ini menemukan berbagai tumbuhan hutan, tumbuhan endemik dan jarang, tumbuhan di batuan kapur serta pantai peneluran ribuan penyu.
Menanggapi tawaran dan sekaligus untuk membantu pemerintah daerah, maka
TNC meluncurkan suatu program kerja yang bertujuan untuk melindungi
Kepulauan Raja Ampat yang dilakukan bersama pemerintah dan masyarakat
Raja Ampat. Program ini bertujuan: 1) menyumbangkan suatu rencana
kegiatan konservasi menyeluruh untuk melindungi terumbu karang dan hutan
Kepulauan Raja Ampat; 2)membantu menyelaraskan pengelolaan kawasan
perlindungan laut ke dalam perencanaan dan kebijakan pembangunan jangka
panjang; serta, 3) mengembangkan suatu jaringan kawasan perlindungan
laut. Tujuan akhir kehadiran TNC di Raja Ampat adalah melindungi kekayaan terumbu karang Kepulauan Raja Ampat yang sekaligus diharapkan akan menjamin kehidupan masyarakat lokal.
|